Membaca Pikiran Anda

Perang Thailand-Kamboja Kembali Membara, Siapa Orang Kuat di Balik Konflik

Berita Jurnalkitaplus — Ketegangan antara Thailand dan Kamboja kembali memuncak hingga berujung pada bentrokan militer yang menewaskan sedikitnya tujuh warga sipil dan tiga prajurit, awal bulan Desember 2025. Konflik yang meletus di perbatasan kedua negara ini bermula dari insiden tewasnya seorang tentara Thailand, yang diikuti serangan udara oleh jet tempur F-16 Thailand ke sejumlah sasaran militer Kamboja.

Pihak Thailand mengklaim serangan tersebut sebagai tindakan membela diri atas provokasi pasukan Kamboja, yang disanggah keras oleh Kamboja yang menuduh balik Thailand memulai agresi. Akibat saling serang ini, ribuan warga di wilayah perbatasan terdampak terpaksa mengungsi demi menghindari konflik yang terus membesar.

Di balik konflik militer tersebut, kedua negara memiliki warisan sejarah bersama sebagai bagian dari kerajaan Khmer Kuno. Meskipun demikian, sosok raja yang memimpin Thailand dan Kamboja saat ini sangat berbeda.

Raja Thailand, Vajiralongkorn, dikenal sebagai figur yang kontroversial dengan kekuasaan besar dan kekayaan melimpah, diperkirakan mencapai US$43 miliar, menjadikannya raja terkaya di dunia. Kehidupannya kerap menjadi sorotan, termasuk kisah dramatis dalam keluarga kerajaan dan pernikahan yang berakhir konflik.

Sebaliknya, Raja Kamboja, Norodom Sihamoni, menjalani hidup sederhana dan lebih fokus pada dunia seni dan budaya. Ia memiliki kekayaan terbatas dan tidak terlibat dalam politik secara langsung. Sihamoni menghabiskan sebagian besar hidupnya di luar negeri dan lebih banyak menjalankan fungsi seremonial kerajaan.

Perbedaan gaya kepemimpinan ini turut mewarnai dinamika politik kedua negara yang kini kembali memanas. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda mereda dari konflik yang telah memaksa evakuasi besar-besaran warga di wilayah rawan. (FG12)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *