Berita Jurnalkitaplus – Partai Hijau (Green Party) Inggris menggebrak kampanye pemilu sela Gorton dan Denton, Greater Manchester, dengan menyebar leaflet berbahasa Urdu yang menyerukan pemilih Muslim untuk “menghukum Labour atas Gaza”. Kampanye ini menargetkan 28% populasi Muslim setempat, dengan calon Hannah Spencer berfoto mengenakan keffiyeh di depan masjid, lengkap slogan “Stop Islamophobia. Stop Reform”. Strategi ini memanfaatkan ketidakpuasan atas sikap Labour terhadap konflik Gaza.
Labour langsung merespons dengan kampanye di masjid-masjid, melibatkan Afzal Khan dan Lucy Powell yang menjanjikan gencatan senjata Gaza, bantuan kemanusiaan, serta pengakuan Palestina. Leaflet Green dikecam sebagai “sekterian” oleh Lord Katz, yang membandingkannya dengan taktik populis Reform UK tanpa solusi konkret.
Persaingan memanas saat pemilu berlangsung di bulan Ramadan, dengan Workers Party of Britain mendukung Green secara tak langsung.Survei ungkap 44% pemilih Muslim prioritaskan isu Gaza, berpotensi erodsi suara Labour hingga 10% di daerah Muslim padat. Green, dipimpin Zack Polanski, mobilisasi relawan Urdu-Punjabi untuk merebut basis tradisional Labour. Pilkada ini jadi ujian awal bagi Labour pasca-kemenangan umum, di tengah polarisasi Gaza yang masih membara. (FG12)
Sumber The Telegraph










