Berita Jurnalkitaplus – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut skuad Inter Miami, termasuk Lionel Messi, di Gedung Putih pada Jumat (6/3/2026) pagi WIB. Kunjungan ini merayakan gelar juara Major League Soccer (MLS) musim lalu yang diraih tim tersebut. Namun, Trump justru membuka sambutannya dengan membahas operasi militer AS dan Israel melawan Iran bernama Operasi Epic Fury, yang telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam pidato di East Room Gedung Putih, Trump mengklaim militer AS menghancurkan rudal, drone, dan kapal-kapal Iran dengan kecepatan luar biasa. “Militer Amerika Serikat, bersama Israel yang luar biasa, terus menghancurkan musuh dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari yang dijadwalkan,” ujarnya di depan Messi dan rekan-rekannya yang hanya menyimak dengan seksama. Messi terlihat memegang dahi, sementara Trump juga sempat menyinggung rencana serangan ke Kuba setelah Iran.
Setelah pidato perang, Trump memuji Messi sebagai pemain terbaik dunia yang memilih bermain di AS, meski bisa ke mana saja. Inter Miami memberi Trump jersey nomor 47, bola sepak, dan jam tangan merah muda sebagai suvenir. Ia juga menyebut event besar seperti Piala Dunia 2026 di AS, di tengah situasi dunia yang memanas. | FG12











