Berita Jurnalkitaplus – Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang menyebabkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memicu kontroversi besar di Washington, sekaligus sorotan tajam pada platform pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi. Pengguna Polymarket bernama “Magamyman” meraup lebih dari 500.000 dolar AS dalam sehari setelah memasang taruhan saat probabilitas serangan hanya 17 persen, tepat 71 menit sebelum berita menyebar luas. Anggota DPR Demokrat Mike Levin menuduh adanya perdagangan orang dalam, sementara data Bubblemap mengungkap akun baru seperti “Planktonbet” dan “nothingeverhappens911” yang fokus bertaruh pada isu Iran.
Kritik etika dan politik kian memanas dari berbagai kubu. CEO Global Settlement Ryan Kirkley mempertanyakan batas antara investasi dan perjudian pada geopolitik, menyerukan evaluasi dampaknya terhadap demokrasi dan keselamatan masyarakat. Konservatif seperti Mick Mulvaney mendorong regulasi ketat via koalisi ‘Gambling Is Not Investing’, Gubernur Utah Spencer Cox usul pelarangan total, sementara Senator Demokrat Chris Murphy sebut praktik ini “gila” dan janjikan undang-undang pelarang.
Perbedaan regulasi antara Kalshi—yang diawasi CFTC dengan kebijakan pengecualian kematian—dan Polymarket yang anonim berbasis kripto menambah kerumitan, ditambah hubungan bisnis dengan lingkaran Trump seperti 1789 Capital dan penunjukan Trump Jr. Sejumlah staf Kalshi bahkan bergabung ke pemerintahan Trump, memicu kekhawatiran konflik kepentingan di tengah perdebatan regulasi CFTC. | FG12











