Membaca Pikiran Anda

Harga Minyak Anjlok, Saham AS Melonjak Setelah Trump Umumkan Gencatan Senjata Dua Minggu dengan Iran

Berita Jurnalkitaplus – Harga minyak dunia anjlok di bawah US$100 per barel dan kontrak saham AS melonjak tajam pada Selasa malam waktu setempat (Rabu dini hari WIB), setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran. Pengumuman melalui Truth Social sekitar pukul 06.30 ET (17.30 WIB) itu membalikkan ancaman eskalasi yang sempat memicu kekacauan pasar global. West Texas Intermediate (WTI) turun 15% menjadi US$95,63 per barel, sementara Brent Crude merosot 16% ke US$91, menurut data CNBC dan Yahoo Finance.

Perubahan mendadak ini terjadi setelah Pakistan memediasi kesepakatan, dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mendesak Washington menunda serangan udara.

Trump menyatakan akan menangguhkan bom jika Iran membuka Selat Hormuz “sepenuhnya, segera, dan aman”. Iran merespons positif, menyatakan pasukan bersenjatanya akan hentikan operasi defensif dan koordinasikan lalu lintas kapal. Proposal damai 10 poin dari Iran disebut Trump sebagai “dasar yang bisa dinegosiasikan”.

Meski pasar bereaksi positif dengan futures S&P 500 naik 1,9%, analis memperingatkan euforia sementara. Richard Harris dari Port Shelter Investment Management menyebutnya “kenaikan palsu” karena risiko masih tinggi.

Pasar Eropa sempat merah pada sesi reguler, tapi Wall Street pulih di akhir hari. Gencatan senjata ini lahir dari ancaman Trump yang menyebut “sebuah peradaban akan musnah malam ini” jika deadline 20.00 ET tak dipenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *