Berita Jurnalkitaplus — Setelah empat bulan ditutup, Alun-Alun Bandung akhirnya bersiap dibuka kembali pada pertengahan Desember 2025 dengan wajah yang lebih segar dan fasilitas publik yang ditingkatkan. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) memastikan seluruh pekerjaan fisik telah rampung 100 persen.
Alun-alun yang terletak di jantung Jalan Asia Afrika ini selama beberapa tahun terakhir menjadi ruang publik favorit warga. Mulai dari area bermain anak, tempat olahraga ringan, hingga spot foto ikonik, semuanya hampir tak pernah sepi. Banyaknya aktivitas tersebut membuat fasilitas perlu terus diperbarui, dan revitalisasi selama empat bulan ini menjadi jawaban atas kebutuhan itu.
Plt Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadianty, memaparkan ada tujuh titik penyempurnaan utama yang dikerjakan selama proses revitalisasi.
1. Akses Disabilitas Kini Jauh Lebih Ramah
Ini menjadi prioritas utama. Jalur masuk ke area alun-alun kini dibuat lebih landai, lebih luas, dan aman untuk pengguna kursi roda maupun penyandang disabilitas lainnya.
Dengan penyesuaian ini, mereka tak lagi hanya menikmati pemandangan dari luar pagar, melainkan dapat sepenuhnya mengakses area utama.
“Kami siapkan jalur yang memudahkan mereka menikmati alun-alun, tidak lagi hanya melihat dari luar pagar,” ujar Yuli.
2. Drainase Diperbarui agar Tidak Ada Lagi Genangan
Sistem drainase yang sebelumnya sering menyebabkan genangan saat hujan kini telah diperbaiki. Air hujan diarahkan langsung keluar area taman sehingga pengunjung bisa merasa nyaman meski cuaca berubah.
3. Penataan Pagar dan Pintu Masuk Lebih Rapi
Pagar pembatas dan pintu masuk ke area alun-alun kini ditata ulang agar lebih tertib. Penataan jalur masuk–keluar diharapkan dapat melancarkan arus pengunjung terutama di akhir pekan.
4. Penambahan Area Duduk untuk Pengunjung
Jumlah bangku di area pinggir alun-alun ditambah. Ini menjadi solusi bagi orang tua atau pengunjung yang ingin bersantai tanpa harus masuk ke area rumput sintetis.
5. Tempat Penyimpanan Sepatu Kini Lebih Tertata
Tersedia ruang khusus bagi pengunjung yang ingin melepas sepatu sebelum masuk area rumput. Selain menjaga kebersihan, penataan sepatu yang terorganisir membuat area terlihat lebih rapi.
6. Ikon Rumput Sintetis Tetap Dipertahankan
Meski sempat menjadi bahan diskusi publik, Pemerintah Kota Bandung memastikan rumput sintetis tetap menjadi identitas utama alun-alun. Hanya saja penataan sekelilingnya diperbaiki agar lebih awet dan nyaman.
7. Perapihan Akhir Menjelang Pembukaan
Saat ini, tahap akhir berupa pembersihan, pengecekan lampu, hingga penataan akses sudah dilakukan untuk memastikan alun-alun benar-benar siap menyambut warga.
Dibuka Pertengahan Desember 2025
Dengan rampungnya revitalisasi, Alun-Alun Bandung siap kembali menjadi ruang publik yang inklusif, aman, dan lebih layak untuk dinikmati seluruh warga. Pembukaan kembali pada pertengahan Desember diharapkan menjadi destinasi kunjungan bagi masyarakat Kota Bandung menjelang libur akhir tahun, yang ingin menjajal suasana baru Alun alun Kota Bandung atau hanya sekedar mengajak liburan keluarga.











