Membaca Pikiran Anda

Jalan Putus di Batu Busuak, Ratusan Keluarga Terisolasi; Warga Kritik Lambatnya Penanganan

Berita Jurnalkitaplus — Ratusan keluarga di Batu Busuak, Kota Padang, Sumatera Barat, masih terisolasi setelah banjir bandang kembali merusak satu-satunya akses jalan menuju permukiman tersebut. Kondisi cuaca buruk sejak akhir November ikut menghambat upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu.

Untuk dapat menyeberang, warga kini harus memanjat bukit dan berjalan kaki sejauh 160–200 meter dengan medan licin dan terjal. Padahal sehari sebelumnya, meski berlumpur tebal, jalur itu masih dapat dilewati.

Situasi semakin menyulitkan warga. Pasokan kebutuhan pokok tersendat, gas elpiji habis, dan listrik padam sejak banjir melanda. Warga yang sakit bahkan harus digotong relawan dan anggota TNI menggunakan gerobak menuju fasilitas kesehatan terdekat

Masyarakat juga menyoroti lambatnya respons pemerintah. Menurut warga kerusakan jalan sudah terlihat sejak Jumat (12/12). Namun alat berat tak kunjung datang hingga warga terpaksa gotong royong memperbaiki alur sungai dengan tangan kosong. Setelah upaya warga viral, barulah 3–4 ekskavator mulai bekerja.

Sementara itu di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna menyatakan pemerintah telah bergerak cepat menangani bencana di Sumatera bagian utara. Tuduhan bahwa pemerintah tidak hadir disebut sebagai “kebohongan besar”.

Namun bagi warga Batu Busuak, akses yang belum pulih dan bantuan yang tersendat menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pernyataan pusat dan kondisi nyata di lapangan. Mereka berharap pemulihan infrastruktur dan distribusi bantuan segera dipercepat agar aktivitas dan kebutuhan dasar bisa kembali terpenuhi. (FG12)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *