Membaca Pikiran Anda

Mewaspadai Sesar Cisadane di Wilayah Jabodetabek

Berita Jurnalkitaplus – Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkap jejak Sesar Cisadane, patahan tektonik berpotensi aktif yang membelah gunung di wilayah Jabodetabek, berdasarkan ekspedisi lapangan di Gunung Nyungcung dan Gunung Panjang, Kabupaten Bogor. Sesar ini, searah aliran Sungai Cisadane, diperkirakan memanjang dari Bogor hingga pesisir Tangerang dan berusia sekitar 5 juta tahun.

Penelitian melibatkan Badan Geologi, Badan Informasi Geospasial, BPBD Kabupaten Bogor, dan PT Oseanland menggunakan metode canggih seperti data gaya berat, seismik, geologi permukaan, serta drone LiDAR untuk mendeteksi sesar mendatar berarah barat laut-tenggara. Bukti kuat ditemukan dari pemisahan Gunung Nyungcung dan Gunung Panjang yang dulunya terhubung, kini terpisah oleh sungai—indikasi aktivitas tektonik masa lalu—serta rekahan di puncak Gunung Panjang yang memunculkan mata air panas.

Wilayah sekitar tersusun dari batuan pasir gampingan dan fosil molusca, menandakan dasar laut dangkal yang terangkat akibat sesar naik seperti pola Sesar Baribis. Penampang seismik menunjukkan potensi aktif sesar ini, dengan deretan rawa alami (sag pond) dan retakan memotong batuan Kuarter sekitar 2 juta tahun lalu sebagai tanda peringatan.

Kepala Badan Geologi Lana Saria menegaskan sesar tua ini belum tentu aktif saat ini, tetapi warga Jabodetabek di lintasan sesar—termasuk Tangerang Selatan—perlu waspada. Ia menekankan agar tidak panik, ikuti arahan BPBD, hindari hoaks gempa atau tsunami, bangun rumah tahan gempa, dan siapkan jalur evakuasi. (FG12)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *