Berita Jurnalkitaplus – Dalam sepekan terakhir, Jawa Tengah dikejutkan rentetan ledakan akibat peracikan petasan ilegal di tiga daerah, yakni Grobogan, Kendal, dan Wonosobo. Kejadian pertama terjadi pada 15 Februari 2026 di Kecamatan Toroh, Grobogan, di mana tiga remaja luka bakar saat meracik bahan di rumah. Dua hari kemudian di Sukorejo, Kendal, seorang pekerja mengalami patah tulang dan luka serius, sementara ledakan terbaru di Wonosobo pada 19 Februari melukai remaja berinisial FR.
Menanggapi insiden tersebut, Polda Jawa Tengah bergerak cepat dengan menyita total 67,4 kg bahan kimia berbahaya seperti sulfur, kalium klorat, dan aluminum powder dari berbagai polres seperti Batang, Magelang, hingga Pekalongan. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan razia ini sebagai pencegahan dini untuk keamanan masyarakat menjelang Ramadhan 2026.
Peracikan ilegal berisiko tinggi karena campuran tidak stabil, berpotensi rusak bangunan, kebakaran, hingga cacat permanen bagi pelaku dan warga sekitar. Polisi kini mendalami jalur distribusi bahan via media sosial dan platform daring untuk mencegah ancaman lebih lanjut. (FG12)










