Berita Jurnalkitaplus – Polar vortex, pusaran udara dingin bertekanan rendah di sekitar Kutub Utara, diprediksi akan mengalami pemisahan atau “split” pada akhir minggu pertama Maret 2026, berpotensi mengganggu pola cuaca di seluruh belahan bumi utara.
Fenomena ini dipicu oleh pemanasan stratosfer mendadak (SSW) yang melemahkan vortex, menyebabkan udara Arktik menyebar ke lintang menengah seperti Amerika Utara dan Eropa.
Para ahli cuaca memperingatkan gelombang dingin ekstrem, badai salju, dan banjir musiman akibat mencairnya salju cepat.Di Amerika Utara, pemisahan polar vortex diperkirakan membawa cuaca dingin dan berbadai ke wilayah barat AS pada awal Maret, sementara timur AS menghadapi periode hangat sementara dari 5-15 Maret yang berisiko picu banjir.











