Berita Jurnalkitaplus – Finalissima 2026 yang seharusnya mempertemukan juara Copa America Argentina dan kampiun Euro Spanyol resmi dibatalkan dan memicu saling tuding antarotoritas sepak bola. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) menyalahkan federasi Eropa (UEFA) karena dianggap tidak mampu menjamin kepastian format dan penyelenggaraan laga. Dari pihak Argentina, pembatalan ini dipandang merugikan Lionel Messi dan rekan-rekan yang sudah mempersiapkan diri untuk partai prestisius jelang Piala Dunia 2026.
UEFA di sisi lain mengeklaim sudah berupaya mencari solusi alternatif, mulai dari perubahan venue hingga opsi jadwal baru, namun tidak mendapat kata sepakat dari pihak Argentina. Sejumlah opsi seperti memindahkan pertandingan ke stadion netral di Eropa atau menggelar laga dua leg disebut sempat berada di meja perundingan. Kebuntuan negosiasi itu berujung pada keputusan final bahwa Finalissima batal digelar, sekaligus mengubur peluang duel yang digadang-gadang bakal menjadi ajang adu generasi dan taktik antara dua kekuatan besar sepak bola dunia.
Bagi Argentina, pembatalan Finalissima membuat agenda uji coba internasional mereka berantakan karena kehilangan kesempatan langka menghadapi lawan kuat dari Eropa dalam satu laga bertajuk resmi. AFA menilai kondisi ini mengganggu persiapan tim nasional dalam menyusun ritme kompetitif menuju Piala Dunia 2026. Sementara itu, dari perspektif politik sepak bola, polemik ini kian menonjolkan tarik-menarik kepentingan antara konfederasi dan federasi top dunia, dengan suporter sebagai pihak yang paling dirugikan karena tak bisa menyaksikan laga yang semula dijanjikan sebagai duel bergengsi lintas benua. | FG12










