Berita Jurnalkitaplus – Pada Senin (30/3/2026). Ratusan santri yang telah menjalani program satu bulan penuh belajar dan mengabdi di masyarakat kembali memasuki kompleks Ma’had Al Zaytun yang berada di Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar Indramayu. Kepulangan mereka disambut hangat oleh para ustadz, serta santri yang lebih dahulu berada di pondok.
Antusiasme terlihat sejak pintu gerbang ma’had dibuka. Sebagian santri datang dengan bus rombongan, sebagian lainnya diantar keluarga. Mereka membawa oleh-oleh khas daerah tempat mereka mengabdi, seperti makanan ringan dan buah-buahan, yang kemudian dibagikan kepada sesama santri sebagai bentuk silaturahmi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa kembali ke Ma’had Al Zaytun. Selama sebulan di masyarakat, saya belajar banyak tentang kehidupan nyata, bagaimana menjadi imam salat, mengajar mengaji, dan membantu warga. Ini pengalaman yang tak ternilai,” ujar Finegan, salah satu santri asal Bogor, dengan wajah berseri.
Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini merupakan bagian dari pembentukan karakter santri agar mampu hidup berdampingan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Selama bulan Ramadhan 1447 H, para santri yang tersebar di berbagai daerah untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat sekaligus praktik dakwah, pengajian, serta bakti sosial. Koordinator lapangan Santri Jawa Barat, Ustadz Cucu, menjelaskan bahwa program satu bulan di masyarakat memang dirancang untuk membentuk kemandirian, kepemimpinan, serta kepekaan sosial santri. “Mereka tinggal di rumah warga, berbaur, dan memimpin kegiatan keagamaan. Evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat merasa terbantu dan santri pun tumbuh kepercayaan dirinya,” jelasnya.
Salah seorang wali santri, Taryat, yang turut mengantar putranya, mengaku senang karena program ini mampu mendewasakan anaknya. “Dulu dia masih canggung, sekarang lebih percaya diri dan mandiri. Kami sangat mendukung program seperti ini,” ungkapnya.
Dengan semangat baru, para santri kini bersiap melanjutkan pengabdian dan pendidikan di Ma’had Al-Zaytun, membawa pengalaman berharga selama sebulan penuh belajar di tengah masyarakat. | DSC-KSI











