Berita Jurnalkitaplus – Polisi di Yogyakarta mengungkap kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha yang menimpa 53 dari total 103 anak yang dititipkan di sana.
Kasus ini terungkap setelah laporan masyarakat dan orang tua yang curiga karena anak-anak sering menangis saat diantar ke daycare tersebut.
Penyelidikan masih berlangsung, dengan rilis lengkap dijadwalkan Senin mendatang.
Korban mayoritas anak di bawah usia 2 tahun, termasuk bayi usia 0-3 bulan, yang mengalami kekerasan fisik seperti tangan dan kaki diikat, luka cubitan, cakaran, melepuh, serta pneumonia.
Orang tua menemukan luka lebam, bekas cakaran pada punggung dan bibir anak-anak mereka.
Kondisi mental anak juga terdampak, dengan pola asuh keliru seperti bayi dibedung seharian dan tidur di lantai.
Daycare Little Aresha berlokasi di Jalan Pakel Baru Utara No. 27, Sorsutan, Umbulharjo, Yogyakarta, dan telah beroperasi lebih dari satu tahun dengan pengasuh lama.
Kamar berukuran 3×3 meter dipadati hingga 20 anak, menciptakan kondisi overcrowded dan tidak manusiawi.
Orang tua awalnya tertarik karena promosi fasilitas lengkap, tapi akses dibatasi dengan alasan “area steril”.
Polresta Yogyakarta menggerebek lokasi pada Jumat (24/4/2026) dan mengamankan sekitar 30 orang, termasuk pengasuh dan ketua yayasan, untuk pemeriksaan maraton.
Kasatreskrim Kompol Rizki Adrian menyatakan jumlah korban berpotensi bertambah seiring pengembangan kasus.
Polisi menjanjikan penanganan tuntas atas dugaan penganiayaan dan penelantaran anak ini.











