Membaca Pikiran Anda
Event, News  

Peringati Hari Kartini 2026, Perempuan Indonesia Didorong Jadi Penggerak Literasi Digital dan Ekonomi Bangsa

Berita Jurnalkitaplus – Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini pada Senin, 21 April 2026, sebagai momentum mengenang jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan pendidikan perempuan.

Peringatan tahun ini mengusung semangat “Kartini Masa Kini” yang relevan dengan tantangan era digital. Berbagai tema diangkat masyarakat dan lembaga untuk merayakan Hari Kartini 2026, di antaranya “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, “Kartini Digital: Perempuan Melek Teknologi”, dan “Perempuan Wirausaha, Pilar Ekonomi Bangsa”.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah, mengatakan Hari Kartini bukan sekadar seremoni berkebaya dan sanggul. “Nilai perjuangan Kartini harus kita wujudkan dengan aksi nyata. Perempuan hari ini wajib cerdas, melek digital, dan berani berkarya untuk keluarga serta bangsa,” ujarnya saat di Pendopo, Minggu, 20 April 2026.

Semangat tersebut sejalan dengan tren tema peringatan yang berkembang tahun ini. Selain isu emansipasi, tema pendidikan dan teknologi digital mendominasi. Beberapa di antaranya: “Perempuan Cerdas, Generasi Berkualitas”, “Perempuan Inovatif di Era Transformasi Digital”, hingga “Setara dalam Hak, Bersama Membangun Negeri”.

Sejumlah instansi dan sekolah di Majalengka dijadwalkan menggelar kegiatan pada hari ini,Senin 21 April 2026. Agenda yang disiapkan antara lain pelatihan literasi digital untuk ibu-ibu dan remaja putri, lomba konten kreatif bertema Kartini, pameran UMKM perempuan, serta aksi sosial di ruang publik.

“Pelatihan literasi digital penting agar perempuan lebih percaya diri dan bijak memanfaatkan media sosial, sekaligus terhindar dari hoaks,” kata Dina Nurhaliza, panitia kegiatan dari Komunitas Perempuan Berkarya Majalengka.

Hari Kartini ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 108 Tahun 1964. Sosok R.A. Kartini dikenang karena gagasan-gagasannya tentang pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan yang tertuang dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

Peringatan tahun ini diharapkan tidak berhenti pada simbol, melainkan menjadi pemantik bagi perempuan Indonesia untuk terus belajar, berkarya, dan mengambil peran strategis di tengah masyarakat.

ADR37

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *