Berita Jurnalkitaplus – Timnas Portugal gagal memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim kejutan, Democratic Republic of the Congo, pada laga perdana Grup K. Hasil ini membuat kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, tampak frustrasi usai pertandingan.
Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan sempurna. Baru enam menit laga berjalan, gelandang muda João Neves berhasil membuka keunggulan melalui sundulan memanfaatkan umpan Pedro Neto. Gol cepat tersebut sempat membuat Portugal diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan dengan mudah.
Namun dominasi penguasaan bola yang dimiliki Portugal tidak mampu dikonversi menjadi peluang berbahaya. DR Kongo tampil disiplin dengan pertahanan rapat dan mengandalkan serangan balik. Menjelang turun minum, tepatnya pada masa tambahan waktu babak pertama, Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang lewat sundulan yang menjadi gol pertama negaranya sepanjang sejarah penampilan di Piala Dunia.
Memasuki babak kedua, Portugal meningkatkan intensitas serangan. Ronaldo yang tampil dalam Piala Dunia keenam sepanjang kariernya beberapa kali mendapatkan peluang, namun gagal mengonversinya menjadi gol. DR Kongo bahkan nyaris mencuri kemenangan setelah Cedric Bakambu sempat membentur tiang gawang Portugal.
Pelatih Portugal, Roberto Martínez, mengakui timnya kehilangan ketajaman setelah unggul lebih dulu. Menurutnya, para pemain terlalu terbebani oleh target besar untuk menjuarai turnamen sehingga gagal mempertahankan agresivitas dalam menyerang.
Bagi Ronaldo, hasil ini menjadi awal yang kurang memuaskan. Meski mencatat sejarah sebagai pemain tertua yang menjadi starter di Piala Dunia pada usia 41 tahun serta tampil di enam edisi turnamen, sang megabintang gagal memberikan dampak signifikan di lapangan. Seusai laga, ia tampak kecewa, namun kemudian menegaskan bahwa perjuangan Portugal masih jauh dari selesai.
Hasil imbang tersebut membuat persaingan Grup K semakin terbuka. Portugal kini wajib meraih hasil maksimal pada laga berikutnya melawan Uzbekistan dan Colombia jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur dan mewujudkan ambisi meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka. (FG12)











