Membaca Pikiran Anda

Harga BBM & LPG Naik, Kelas Menengah Jadi Paling Kejepit

Obrolan Waroengkopi – Kenaikan harga BBM dan LPG lagi-lagi bikin pusing, terutama buat kelas menengah. Kelompok ini jadi yang paling kena dampaknya karena nggak dapat subsidi, tapi juga belum cukup “aman” secara finansial buat santai menghadapi lonjakan harga.

Harga LPG nonsubsidi, terutama yang 12 kg, naik cukup terasa dan langsung ngaruh ke pengeluaran sehari-hari. Buat banyak keluarga kelas menengah, ini jelas bikin budget makin ketat karena kebutuhan gas itu nggak bisa ditunda.

Nggak cuma itu, kenaikan BBM juga ikut memperparah situasi. Ongkos transportasi naik, harga barang ikut-ikutan mahal, dan ujung-ujungnya daya beli makin tergerus. Efek domino-nya kerasa banget di kehidupan sehari-hari.

Masalahnya, kelas menengah ini posisinya serba nanggung. Mereka nggak masuk kategori penerima bantuan atau subsidi, tapi juga belum cukup kuat buat menghadapi kenaikan harga terus-terusan. Jadi ya, mau nggak mau tetap harus keluar uang lebih buat kebutuhan dasar.

Beberapa pengamat bilang pemerintah perlu cari cara biar tekanan ke kelas menengah nggak makin parah. Misalnya dengan subsidi yang lebih tepat sasaran atau bantuan langsung yang bisa bantu jaga daya beli.

Kalau kondisi ini terus dibiarkan, bukan nggak mungkin konsumsi masyarakat bakal turun. Padahal, konsumsi itu salah satu penggerak utama ekonomi. Jadi, penting banget ada solusi biar kelas menengah nggak makin tertekan. | FG12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *