Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan, menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI). Menurutnya, lembaga ini dibentuk sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia dan calon pemimpin Indonesia di masa depan.
“Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan,” ujar Donny kepada wartawan.
Ia menjelaskan, Presiden Prabowo ingin membangun sistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi dan pemerintahan. URI juga akan menjadi bagian dari konsolidasi berbagai program pendidikan yang telah berjalan, termasuk Sekolah Unggulan Garuda, serta rencana pendirian 10 Universitas Republik Indonesia dan integrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Menurut Donny, konsep URI terinspirasi dari lembaga pendidikan kepemimpinan di negara lain, seperti École Nationale d’Administration (ENA) atau Institut National du Service Public (INSP) di Prancis, yang dikenal melahirkan banyak pejabat tinggi negara.
“Kita akan mendidik dan melatih, baik karakternya, pemikirannya, maupun managerial skill, sehingga mereka bisa menjadi pemimpin di masa depan,” jelasnya.
Selain membentuk pemimpin yang kompeten, Donny menegaskan URI juga diharapkan melahirkan lulusan yang memiliki semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
“Kita ingin meningkatkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air. Artinya, kebijakan-kebijakan yang dibuat nanti benar-benar berpihak kepada Indonesia,” tegas Donny. | AR11











